Pages

Judge book by its price tag!

Jumat, 23 September 2011

Suatu malam di perjalanan pulang... Naik bus malam gitu, tapi bukan di kursi need for speed... Saya duduk sama ibu-ibu yang kelihatannya umurnya lebih tua dari ibu saya. Saya cuma senyum aja sih, dengan headset yang masih nangkring dengan cantik di telinga saya. Ibu itu juga cuma senyum aja, trus habis itu tidur sampe tempat peristirahatan terakhir kemudian bangun. #yaeyalah
Setelah dari istirahat, barulah si ibu ngajakin saya ngomong... Karena saya anak baik, ya saya tanggepin #sayaanakbaikduniaakhiratidamansemuaorangtua
Ibu: Kuliah Mbak?
Saya: Iya Bu #eyalahsayamasihterdaftarjadimahasiswakok
Ibu: Di Jember?
Saya: Iya Bu *senyum, bukti kalo saya ramah*
Ibu: Semester berapa Mbak?
Saya: *Mikir, sambil ngitung* 12 Bu.
Ibu: Oh.. *langsung ga mood ngajak ngobrol saya*
Beberapa saat kemudian si ibu ngajak ngobrol ibu-ibu sebelah tentang pendidikan ke anak yang baik itu gimana, dan bilang kalo anaknya sudah lulus semua tinggal kawin aja....
Sedangkan saya? Saya tidur dengan berbagai gaya, mulai mingkem sampai mangap... tapi saya ga ngileran loh...
Tiba-tiba sayup-sayup saya dengar obrolan mereka....
Sebagai #sayaanakbaikduniaakhiratidamansemuaorangtua saya merasa gagal *lari ke pojokan korek-korek tanah*

Memang... dont judge book by its cover, but by its price tag...
Ga nyambung ga papa, ga ngurus....

Catatan calon dokter yang tidak diberi kesempatan bicara...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar