Pages

Tampilkan postingan dengan label pediatri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pediatri. Tampilkan semua postingan

Quote-quote ajaib...

Rabu, 16 Maret 2011

Kalo dipikir-pikir dan diresapin quote-nya dokter-dokter tempat saya belajar lucu-lucu juga, dan beberapa menusuk tepat di hati. Saya sengaja mengumpulkan kata-kata ajaib beliau-beliau ini setelah terinspirasi dari twitter yang dilakukan teman-teman sejawat dan senior-senior saya.

Hal ini bermula ketika saya harus menjadi tawanan penguasa tunggal poli paru yang nyantai tapi penuh ketegangan *silahkan dibayangkan sendiri*. Akhirnya saya ngetwit quote-quote khas sang penguasa tunggal yang keras menusuk, tapi juga lucu *menurut saya*, yang akhirnya berlanjut ke quote-quote dokter-dokter yang laen dari para teman sejawat saya.

Saya tidak mengingkari kalo suatu saat saya akan merindukan masa-masa ini. Masa dimana saya dididik dan ditempa menjadi dokter yang baik, sesuai harapan beliau-beliau yang ajaib ini. Ini berdasarkan pengalaman senior-senior saya di twitter juga.

Marah-marahnya beliau, atau mungkin saat bercandanya beliau kepada kami para DM yang tidak punya pengalaman apa-apa sangat berkesan buat saya pribadi dan teman-teman sejawat saya yang lain.

Terima kasih telah mendidik kami….

Dan inilah dia, quote-quote ajaib sepanjang masa….

Knowledge itu bisa kalian dapat dari buku, kalo skill dari sini! (Nurtjahja, 2011).

Ini saat saya harus menemani beliau ke ruang nifas dan beliau menginstruksikan kepada saya untuk memeriksa pasien konsulan….

Itu potret Indonesia hari ini! (Nurtjahja, 2011).

Kata-kata khas ini popular sekali di kalangan DM tempat saya belajar. Kata-kata khas beliau untuk membuat kami-kami prihatin dengan kenyataan bangsa ini. Yak, nasionalisme kami diuji dengan Indonesia hari ini…..

Kalian itu sarjana, kalian harus kejar yang terbaik, yang lengkap! (Nurtjahja, 2011).

Ini kata-kata beliau di poli paru yang berhawa mistis kepada saya dan partner saya saat itu *saya gak inget Taufiq atau Andika*, karena pemeriksaan fisik kami kacau balau…

Dokter yg baek adalah dokter yg bagus patofisiologinya (Santosa, 2011).

Kalo ga salah pas lapsusnya Jung Ah Hai….

Belajarlah pada buku,bukan pada gendruwo (Soepadi,2011).

Saya belom masuk bedah, tapi beliau merupakan orang yang akan saya abadikan quotenya juga…. Jadi nantikan kelanjutannya…

Temenan to arek-arek iki sekolah dokter? (terjemahan: Beneran to kalian ini sekolah dokter?) (Nurtjahja, 2011).

Soalnya beliau menilai pemeriksaan fisik kami tidak lengkap….

Dengan paham patofisiologi kamu akan paham mekanisme obat untuk penyakit tersebut jadi kamu ga akan bisa dibohongi perusahaan obat (Hoedojo,2011).

Ini saat Bugs_Ndut ujian bersama beliau, intinya Bugs spesialis quotenya beliau, mendinglah daripada Bugs joged-joged ala SNSD lagi….

Yang penting bukan stetoskopnya tapi kuping sama otakmu (Dandi, 2010).

Ini dari Sp. JP legenda sigh *bacanya kayak cieeeeee*

Sontoloyo,minggato nang neroko..! (Terjemahan: Sontoloyo, minggat ke neraka sana!) (Gebyar, tiap tahun).

Kalo lagi visited an tak bisa menjawab, siap-siap lah kena kata-kata ini….

Jika ada pasien mual, sudah berobat kemana-mana tapi tidak sembuh, pikirkan kolelitiasis (Santosa,2010).

Pas lapsus…. Sepertinya bukan lapsus Jung Ah Hai…

Untuk pengobatan hipertensi lebih baik langsung menggunakan obat kombinasi dimulai dengan dosis rendah daripada terapi tunggal (Suryono,2011).

Saat memaksa para DM untuk minta tentiran ke beliau… Benar-benar pendidik yang baik… saya ngefan….

The satisfy of having sex is not depend on your genital but in your heart (Yudho, 2011).

Hari-hari yang berkesan di Bone International Hospital….

Jika ada pasien shock tiba-tiba tanpa sebab.. Curigai kemungkinan adanya Krisis Adrenal (Santosa, 2011).

Pas Lapsus dan referat Jung Ah Hai…

Janganlah mengobral pemakaian antibiotika..gunakanlah sesuai indikasi (Santoso, 2011).

Lapsus senior saya…..

Diagnosis tegak, kirim ke puskesmas, yo entek pasienku (Nurtjahja, 2011).

Hikayat pasien TB paru… kalo sudah tegak diagnosis lalu alih rawat ke puskesmas… Saya jadi berpikir saya tidak akan mengambil spesialisasi ini…

Buat apa kamu di sini, dapat apa kamu di sini? (Nurtjahja, 2011).

Saat waktunya pulang, saya jadi bertanya-tanya kenapa saya tahan berada di poli tersebut….

Pacaran ngentekne duit, kawin ngentekne duit, tingkepan ngentekne duit. Anake mati kenek TB… Hoooo… (terjemahan: Pacaran menghabiskan uang, kawin menghabiskan uang, tingkepan menghabiskan uang. Anaknya mati kena TB) (Nurtjahja, 2011).

Lanjutannya Ini potret Indonesia hari ini….

Anak itu harus dekat dengan orang tuanya. Biar profilnya profil ortunya, bukan profil pak kyai. Apalg tkg kawin kyainya. (Nurtjahja, 2011)

Beliau memang kritis kalo soal-soal kayak begini….

Ini ada diabetesnya ini, pabrik gula jalan ini. (Nurtjahja, 2011).

Saat nyebut pasien Diabetes mellitus….

Betoool, betoool itu (Gebyar, 2011).

Kalo sukses menjawab pertanyaan beliau… habis itu akan diterangkan beliau lebih jelasnya lagi…

Jadi DM itu adalah saat kulakan, dagangnya kalo sudah jadi dokter. Selagi masih DM kulakanlah sebanyak-banyaknya (Rangkuti, 2011).

Pas awal masuk saraf….

Yak nanti kalo ada quote-quote bagus lagi saya posting di sini…

Terima kasih untuk para contributor, @bugs_ndut, @fahmi_adhi, @wennimei, @rica_rica, @riskanyutanhp, @pramestiw, @rienaagustin, dan masih banyak lagi….

Dialog Absurd part 3

Senin, 14 Maret 2011

Yaaa Mahmud....

Ok, kali ini saya akan sedikit rasis, ini tentang anak muda, seorang koas obgyn keturunan Arab yang mesti ikut SC dan sang dr. Sp. OG sudah di dalam, intinya dia telat, tiba-tiba dr. Sp. A memanggilnya saat beliau akan menerima bayi SC....
dr. Sp. A: DM, kapan badminton lagi?
DM: Oh iya Dokter, maaf Dokter saya mesti ikut SC.... *harap-harap cemas bakal kena damprat dr. Sp. OG*
dr. Sp. A: Ngko sek ta (terjemahan in english: ntar dulu ta).
DM: Iya Dokter... *menyerah, pasrah*
dr. Sp. A: DM, ngerti gak di Arab ga ada yamaha?
DM: Kenapa ya Dokter. *kepikiran irisan-irisan yang sudah dilakukan dr. Sp. OG*
dr. Sp. A: Adanya Yaaa Mahmud DM!
DM: ..... *darrrrrrrrrrrrrrrr!!!!!*

GFR dan Ibu Kita Kartini...
Enaknya koas adalah kita masih punya kesempatan untuk berdiskusi dengan teman kita, walaupun kadang sering terjadi debat, dan bisa saja yang mendengar bilang ga ada yang benar, atau bahkan mungkin bikin tersesat... tapi tetap saja itu unyu......
Seperti kali ini para DM yang cantik-cantik sekali ini membahas tentang GFR....
DM1: Ngitung GFR itu yaapa sih? *karena pasiennya suspek CKD makanya ia musti ngitung GFR-nya*
DM2: Pake rumus Cockroft Gould itu loh yang (140-umur) kali BB per (72xkreatinin serum) trus kali 0,85 kalo perempuan pasiennya.
DM1: Kok mesti dikalikan 0,85???
DM2: Entah lah mungkin itu yang diperjuangkan Ibu Kartini......
DM1: .......... *DARRRRRRRRR!!!!!*

Ujian Absurd Part 1

Jumat, 26 November 2010

Ujian Kasus 1
Suatu episode ujian dengan penguji yang membangkitkan aliran adrenalin.....
dr. Penguji : Apakah kamu yakin diagnosismu DHF?
DM1: Yakin Dokter*dengan sangat mantap*, InsyaAllah.....
DM2 (Sang Partner Ujian): *Sigh, sangat khawatir dengan prognosis pasangannya*

Still the same persons, a half an hour later....
dr. Penguji: Dari mana teori itu?
DM1: *Nyengir* kami baca dari hand outnya dokter.....
DM2: *Dengan pandangan sinis* (Woy!!!! kamu aja bukan kami!!!)
dr. Penguji: Kamu angkatan berapa? Pernah saya ajar?
DM1: Angkatan xxxx, dari senior dokter.....
DM2: *Makin sering baca witir*
dr. Penguji: Handout jaman batu masih dipake *dengan muka menahan ketawa*
DM2: *Berasa witirnya sukses*

Ujian Kasus 2
dr. Penguji: Berapa kalorinya ASI?
DM1: emmm...... *Dedooot.. pertanyaan siap-siap dilempar*
DM2: 70 kkal Dokter! *dengan sangat mantap*
dr. Penguji: Hmmm... Itu per berapa cc ASI?
DM2: 1 cc ASI Dokter! *benar-benar DM yang mantap*
dr. Penguji: Kau pikir susunya Madonna!!!!

Ujian Kasus 3
dr. Penguji: Pasienmu kan ini obese, trus terapimu untuk obese ini apa?
DM1: Olahraga Dokter.
dr. Penguji: Olahraga apa yang cocok untuk pasienmu ini? Berapa umurnya?
DM1: 11 bulan Dokter.
dr. Penguji: Lari-lari?
DM1: Belum bisa, Dokter.
dr. Penguji: Jalan-jalan?
DM1: Belum bisa...
dr. Penguji: *Yak!! Dan sang penguji mengejar terus!!!* Merangkak?
DM1: Belum bisa...
dr. Penguji: Terus apa?
DM1: Guling-guling......
dr. Penguji: Pasiennya baring lalu kamu tendang biar guling-guling gitu? *Pasang muka galak*

DM3,4,5,6 outside the stage: Buakakakakakakaka.........
DM1 : *nyengir* Kalo RT-nya Dokter butuh bola voli tambahan bisa dipake Dokter..... * forget it, it's just on her mind*

As you wish, I posted it!!!

Rabu, 03 November 2010

Sebuah episode referat yang harusnya maju dua orang, tapi yang satunya kabur dengan cara yang mengenaskan….

Sebut saja inilah lead actornya…..

Mbak V: Orang yang ajaib sekali… Temukan keajaibannya dengan sejam bersamanya… *kalo tidak syok anafilaktik duluan…..mmmm…. siap-siap epinefrin aja….

Dias: tetap sebagai DM yang penuh pesona yang maju referat di episode ini…..

Peran figuran tapi sangat bertalenta: All DM senior pediatric except Mbak V…

Peran figuran yang sangat membantu: All DM junior pediatric…

Peran tambahan yang tak kalah pentingnya: dr. Sp.A1, dr. Sp.A2, dr.Sp.A3, dr. Sp.A wanna be…

Di stase manapun tiap orang di kelompokmu harus melalui ujian yang sama denganmu dan orang-orang sebelummu juga harus melalui ujian yang sama dan mereka baik-baik saja, masih idup lagi, jadi kenapa kamu harus tidak sanggup? Itulah kata-kata penyemangat saya....

Namun ada kalanya ujian kita sedikit berbeda dengan kebanyakan teman-teman sehidup sekoas yang lain. Bagaimanapun porsi ujian kita tu disesuaikan dengan kemampuan kita, jadi jangan khawatir dan jangan lari, itu hanya menambah masalahmu saja. Demikian pemikiran saya. Namun ada juga yang berbeda pemikiran dengan saya, dan ini beneran terjadi. Dia lari dari masalah yang harusnya dihadapi, dan harusnya dia maju referat dengan Si Dias, dengan cara yang tidak bertanggung jawab.

Saat detik-detik mau maju referat itu, Dias mencoba menghubungi Mbak V yang harusnya sudah mempersiapkan bahannya karen dia akan maju setelah Dias. Tapi dia bilang dia di jalan mau pulang karena ayahnya masuk ICU. Berdasarkan track record Mbak V yang sering lari dari referat atau tugas saat dia tidak siap, Dias tidak bisa percaya begitu saja, tapi dia memakai alasan ayahnya masuk ICU, rasa kemanusiaan Si Dias bilang masak sih tega berbohong dengan alasan seperti itu? Tapi Dina bilang, dia sudah tidak mau percaya lagi dengan Si Mbak V ini, karena Si Mbak udah keseringan bohong. Jadilah Dias et al main detektif-detektifan.

http://www.smileycodes.infohttp://www.smileycodes.info

Dias et al pun mengumpulkan bukti dari teman-teman yang satu kos dengan Si Mbak, bukti yang terkumpul cukup mengejutkan, teman kos-nya ada yang lihat dia setelah dia bilang ayahnya masuk ICU. Hmmm…. Mencurigakan….. Si Mbak pun menghubungi Dina untuk memintanya percaya… demikian cuplikan sms-an mereka… saya tulis intinya saja….

Mbak V: Teman-teman mohon doanya untuk kesembuhan papa-ku. Maaf mendadak tidak menghubungi. Tolong jangan percaya kabar burung. (Intinya seperti itu)

Dina: Aku udah gak mau percaya sama Mbak. Mbak udah keseringan bohong.

Mbak V: Emang aku sering bohong ta, Din?

Dina: Aku gak bodoh Mbak. Dari dulu mbak mesti gini, aku diem tu bukan karena aku gak ngerti….

Mbak V: Iya Din, kamu tidak bodoh.

Dina: …..

Karena Dias et al dalam posisi ragu-ragu, Dias et al pun minta bantuan Emak yang notabene satu kota dengan Si Mbak dan kenal orang tuanya Si Mbak. Telpon lah Emak ke Ibunya Si Mbak….

First Evidence

Emak: Halo Assalamualaikum, Tante. Mbak V pulang ya Tan?

Ibunya Mbak V: Waalaikum salam, iya, ini anaknya sakit trus pulang kemarin. Mau ngomong Sama V? Ini lagi tidur anaknya.

Emak: Ooooo…. Ndak usah tante, biar Mbak V istirahat saja. Gimana kabar keluarga di rumah tante? Sehat?

Ibunya Mbak V: Alhamdulillaaaaaaaaah……………………. Sehat… kamu sehat juga kan, di anak itu capek ya?

Emak: Alhamdulillah tante, iya jaganya bikin capek tante. Oh iya salam buat Mbak V ya Tan. Assalamualaikum…

Second Evidence…

Para detektif amatiran pun berusaha mengumpulkan bukti selanjutnya lewat nara sumber yang sama yaitu Emak. Emak pun menelfon ke ayahnya buat nanya ke ibunya mbak V tentang ayahnya yang masuk ICU dan demikian lah balasannya…

“Tidak tuh Nak.”

http://www.smileycodes.info http://www.smileycodes.info

Dengan bukti yang cukup kuat Dias et al pun merencanakan hal-hal yang bisa jadi shock therapy buat Si Mbak…. DM senior pun dikumpulin…

Acara Pembantaian 1

Dias et al harus mengusahakan besok Si Mbak harus maju referat, nah, ini tugas kapten buat bilang kalo Si Mbak diminta maju besok oleh dokter-nya. Setelah itu Dias et al, pura-pura mau ke sana… Karena Dias et al iseng… Sebenarnya hanya karena naluri keusilan Dias yang muncul lagi… Ya Allah ampuni hamba-Mu yang cantik ini…. Dan telfon lah Si Dias dengan backing DM senior lainnya….

http://www.smileycodes.infohttp://www.smileycodes.infohttp://www.smileycodes.infohttp://www.smileycodes.infohttp://www.smileycodes.info

Dias: Halo, Mbak, ayahnya dirawat dimana? Ni kita dah sampe Lumajang mau kesana. Kita kemana ni? *Jelas-jelas kami di kamar-nya Mbak Mini dan pesta makan-makan, saya bohong juga ke Si Mbak V hehehe…*

Mbak V: Halo, ayahku udah keluar ICU, sekarang aku di jalan, katanya dokternya minta maju besok.

Dias: Iya mbak, disuruh maju besok, makanya kita mau ke sana kali aja ada yang bisa dibantuin. Kita terlanjur sampe sini. Papa-nya di rumah sakit mana.

Mbak V: Makasih ya. Papaku dah dibawa ke Malang.

Dias: Wah!! Kebetulan Mbak, mumpung masih di Lumajang. Malang-nya di RS mana? Ini ada anak-anak yang lain Mbak.

All DM senior: Iya Mbak, kita lagi istirahat nih… wgjsvwbkjwdfdwf;dmfldkj *dengan sedikit instruksi mereka bisa diatur buat ribut…. Hahahaha…*

Mbak V: Aku ga tau dibawa ke RS mana, yang tau mbakku.. *sungguh mencurigakan*

Dias: Lha ya apa ni mbak, masak kita balik? Masak ga tau?

Mbak V: …..

Dias: Halo Mbak?

Mbak V: Halo-halo. Putus-putus. *kok gak dari tadi ya???*

Dias: Halo Mbak, denger ga?

Mbak V: Ga… tit tit tit * Buakakakakakakak…. Telfon pun diputus oleh dia, dengan jawaban yang konyol sekali*

Tunggu lah kejutan selanjutnya….

Detik-detik menuju referatnya Mbak V, semua DM Junior datang, dan di ruangan hanya disisakan satu DM senior……

Saat presentasi referat, DM senior jadi kompor kepada DM junior untuk menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang diberikan DM senior, atau pertanyaan yang membuat mereka penasaran, tapi bukan pertanyaan dari Mbak V…..

Selesai referat, Mbak V mendapatkan Peer dari semua kepala yang hadir di referatnya….

Funny Facts

  • dr. Sp.A 1 sebelum presentasinya Si Mbak berkata “Ini Ayahmu yang sakit karena kamu ga siap maju, atau gimana?” *Buakakakakakaka…. Anda favorit saya, Dok. Mengena sekali ucapan Anda…*
  • Si Mbak masih sempet bawa oleh-oleh, pas balik ke negeri Jember tercinta walaupun papa-nya habis masuk ICU….
  • Dr. Sp. A wannabe bilang kalo tumben kali ini pertanyaannya bermutu-bermutu… *buakakakakaka, begitu lah maenannya DM Dok!!*

Setelah selesai referat, Si Dias diharuskan menggiring target ke Ruang DM buat disidang, dan harus dikawal, biar ga kabur. Saat itu Si Mbak masih ngobrol dengan dr. Sp. A wannabe…

Dias: Mbak V diajakin rapat sama temen-temen di ruang DM, hehe… Dokter… *gaya cengengesan ga penting seperti biasa ke dr. Sp. A wannabe..*

Mbak V: Iya, sebentar ya.

dr. Sp. A wannabe keluar sambil bilang sesuatu ke Si Dias…

dr. Sp. A wannabe: Gitu ya, Aku kok ga diajak sih Yas…

Dias: Ayo Dok, ikut, hehehe… *Si Dias nantang..*

dr. Sp. A wannabe: Gak ah Yas, perasaan… *hahahaha… I think you know something, Dok!*

Akhirnya Si Mbak V disidang di ruang DM, nasibnya???

http://www.smileycodes.infohttp://www.smileycodes.info

Mbak V memilih tidak usah dibantuin dan As she wished I posted this story. Si Mbak masih tidak mau ngaku, meskipun sang kapten bilang kalo temen-temennya berbakat untuk jadi detektif… Ya, Si Mbak dapat sanksi social. Selamanya dia tidak bisa dipercaya dan Dias et al malas buat percaya lagi…

Funny fact

dr. Sp. A wannabe bilang kalo sebelumnya Si Mbak mencurigakan, dia nanya bagaimana reaksi teman-teman dan dr. Sp. A 2 tapi saat ditanyain bagaimana keadaan ayahnya, dia tak menjawab…..

Moral of story:

  1. Jangan bohong, nanti kamu akan bohong terus untuk menutupinya, ujung-ujungnya di sidang Si Dias bilang kok kalo sebelumnya gak ke Lumajang….
  2. Jangan lari, nanti jadi kebiasaan…

Sudah saatnya nyalin quote dari Sungkyunkwan Scandal….

“Don’t cry all the time, it’ll become a habit. Don’t lie, it’ll become a habit. Don’t run away, it’ll become a habit.”

http://www.smileycodes.infohttp://www.smileycodes.info

Betooooool

Selasa, 19 Oktober 2010

Suatu episode laporan kasus yang diwarnai oleh Upin Ipin versi dr. Sp.A
dr. Sp.A: Anak usia 13 bulan, berat badannya 12 kg, dengan diare cair akut dengan dehidrasi berat, berapa hitung-hitungan cairannya?Tanya yang ujian saja.... Ayo kamu DM1?
DM1: 12 tpm mikro dokter! *jawab dengan mantap
dr. Sp.A: Wah, mantap nih jawabnya! Masuk ke neraka kamu! Masak 12 tpm, anak SD juga tau itu tidak logis!!! DM2 berapa?
DM2: 360 tpm mikro.....
dr. Sp.A: Salah!! dihitung yang bener usianya 13 bulan, beratnya 12 kg, dehidrasi berat. Rencana terapi apa DM3?
DM3: Rencana terapi C dokter....
Dias dan Dina umek nyari jawaban... soalnya ujian juga dengan dr. Sp.A dan pasti ditanyain juga....
Rencana terapi C untuk dehidrasi berat, untuk anak usia di atas 1 tahun: 30cc/kgBB/30' pertama
30x12=360 cc dalam 30 menit
1 jamnya = 720 cc
mikro 1 cc = 60 tetes
tpm-nya (720x60)/60' = 720 tpm
makro 1 cc = 20 tetes
tpm-nya = (720x20)/60' = 240 tpm
dr. Sp.A: Kayaknya si Dias sudah nemu jawabannya ini, berapa Yas?
Dias: 720 tpm mikro, Dokter....
dr. Sp.A: Gundulmu pake mikro!!!
Dias: 240 tpm makro, Dokter....
dr. Sp.A: Betoooooool!!! Betooool itu, cara masukinnya gimana Yas?
Dias: Pake three way, Dokter......
dr. Sp.A: Iya betoooool itu! kalo perlu pake three way, Dina, cairannya masuk dalam berapa jam?
Dina: dalam 30 menit dokter....
dr. Sp.A: Betooool. Berapa tpm Gus?
Bagus: 240 tpm, Dokter.
dr. Sp.A: Alah, ikut-ikut aja kamu, berapa tpm Dika?
Dika: 60 tpm Dokter.
dr. Sp.A: Sontoloyo tenan kamu ini! kok bisa 60 tpm??
Dika: dalam 4 jalur Dokter. *ngeles mode on.
dr. Sp.A: Betooool!!!! Berapa Mini?
Mini: 8 tpm dalam 30 jalur Dokter.
dr. Sp.A: Gundulmu!!!

Dan berakhirlah lapsus hari itu... dengan satu betoooool dan ratusan sontoloyo... *sigh....
Moral of story: Jangan stres kalo di pediatri... Seru.... Dokternya mau kasih ilmu dengan cara-cara yang unik-unik.... dan pinter-pinterlah ngeles seperti Si Dika....

A story about a book......

Senin, 11 Oktober 2010


Pada jaman ketika dinosaurus sudah tidak ada dan digantikan spesies yang bernama manusia yang seharusnya besok dia ujian tapi ternyata malah ngeposting hal gak jelas tentang buku yang akan dia pamerin... Benar-benar manusia tukang pamer....
http://www.smileycodes.info
Namun buku tersebut memang tiada duanya... sebelum difotokopi oleh sang manusia penuh pesona ini... karena diwarnai.. eh.. berisi pedoman pelayanan kesehatan anak di rumah sakit yang tentunya akan sangat berguna buat prakteknya nanti......
http://www.smileycodes.info
Dan beginilah ceritanya bagaimana manusia penuh pesona ini mengambil kitab ke barat.....
Dokter. Sp.A empunya buku (selanjutnya kita persingkat saja menjadi dr. Sp.A), sedang praktek di poli didampingi DM penuh pesona yang akan mengambil kitab ke barat. Tiba-tiba ada pasien anak diare, caer, berlendir, dan berdarah kunjungan kedua. Diagnosa sang DM: Diare cair akut disentriform tanpa dehidrasi, karena ni anak masih seger banget....
dr. Sp.A: Terapinya disentri apa?
DM: Kotrimoksasol dokter. (Berdasarkan modul diare yang dia baca...)
dr. Sp.A: Coba baca buku ini, yang disentri (Sambil memberikan kitab yang harus diambil di barat...)
DM: Iya dokter... *beberapa saat kemudian* Beri antibiotik oral selama 5 hari, yang sensitif terhadap sebagian besar strain shigella. Contoh antibiotik yang sensitif terhadap strain shigella di Indonesia adalah siprofloksasin, sefiksim, dan asam nalidiksat..... Pake sipro dokter?
dr. Sp.A: Iya benar, dan untuk pasien ini adalah jenis yang resisten. *ke pasiennya* obatnya yang antibiotik ini dihabiskan ya bu, trus dicegah jangan sampai anak dehidrasi. *trus beralih ngeliatin ke DM yang mungkin tampak aneh seperti anak baru belajar baca*
DM: *pasang muka mupeng*
dr. Sp.A: Kenapa?
DM: Bukunya bagus dokter. *nyengir andalan penuh pesona*
dr. Sp.A: Fotokopi aja, temen-temennya dikasih tau. Senin dibalikin ke saya.
DM: *speechless... ternyata ada untungnya punya muka mupeng* Terima kasih banyak dokter!

Moral of story: Pokoknya ni buku mantep dah!!! buat tatalaksana yang cepet-cepet.... Dan... selalu syukuri muka mupengmu ahahahaha......

My Night Shift....

Jumat, 24 September 2010



Yak tadi malam saya harus jaga lagi….

Dan ngantuknya masih berefek sampe sekarang….

Benar-benar mantap….

Paling tidak, tidak seperti jaga malam rekan-rekan segawat di Ruang Stroke…

Dengan kesan jaga: 17.30 dihajar 2 pasien baru berturut-turut, 21.00 salah satu pasien baru tiap 2-3 menit napas berhenti dan minta dicubitin biar napas lagi, 23.00 2 pasien bawaannya ngabur mulu dari tempat tidur,04.00 2 pasien nyabut selang infuse dan makanannya..

Kesan jaga malam saya:

Jam 23.00 Mempersiapkan tempat tidur nyaman, setelah sebelumnya aman-aman saja, cuman konsul pasien baru dengan GNAPS, dan sejauh ini pasien tidak begitu membahayakan…

Jam 00.05 Pasien observasian tetanus lupa nafas …. Parahnya dia trismus....

Jam 01.12 Infus pasien ITP bocor…. Dan berdarah-darah… dan yang pasti susah berhenti….

“Aduh Dek, Dek… Kamu habis maen film action dimana….”

Jam 02.07 Infus pasien diare cair akut non disentriform dengan dehidrasi berat teratasi ngerembes….

Jam 03.20 Pasien observasian tetanus lupa nafas lagi….. Alhamdulillah tidak berangkat…..

Jam 04.15 Pasien Kejang Demam Sederhana kejang…..

Jam 05.30 S.O.A.P

Jam 06.20 S.O.A.P selesai, ngangkat kasur balikin ke ruang DM tanpa sempat ditidurin….

Jam 07.00 Woy!!! Operanku mana!!!


MySpace

Ciri DM Frustrasi...

Kamis, 19 Agustus 2010

SMS dari DM yang akan pindah dinas di poli ke DM yang sudah malang melintang di poli
"Dias, poli anak masuk jam berapa?"
Balasan dari mantan DM poli yang frustrasi operan jaganya tidak datang-datang
"Jam 7"
Beberapa waktu kemudian datang SMS dari DM poli hari ini....
"Dias, aku datang jam 07.30 WIB tapi polinya masih digembok... Huahuahua..."
Mantan DM poli.....
"Huakakakakakakaka....."

Laporan Jaga Malam....

Setelah semalaman observasi bayi-bayi yang lupa bernafas DM jaga malam sangat-sangat mengharapkan kedatangan operannya di sela-sela kantuk yang tak tertahankan..... Pada saat itu waktu menunjukan pukul 06.45 WIB
DM Junior: Operannya datang jam berapa ni???
DM Senior: Harusnya sih 06.30 WIB tadi, teorinya jam 06.00
DM Junior: *Sigh... Kayaknya tidak bisa diharapkan.....